Fungsi Kewirausahaan Koperasi dalam Meningkatkan Sisa Hasil Usaha (SHU) dan Pertumbuhan Koperasi

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Vol. 1 No. 1, April 2012
Oleh: Euis Rukmini

Abstract

Dalam tubuh koperasi masih terdapat beberapa masalah yang sulit diatasi sehingga menyebabkan pertumbuhan koperasi sangat lamban dibandingkan usaha swasta dan Negara. Koperasi akan berkembang bila memiliki wirausaha-wirausaha koperasi yang mempunyai kebebasan dan motif-motif yang mendorongnya untuk mengambil keputusan-keputusan yang bersifat kewirausahaan yang berarti menciptakan inovasi.

Kesepakatan para ahli pada seminar di Jatinangor (kampus IKOPIN) bahwa istilah yang cocok untuk istilah kewirausahaan koperasi yaitu kewirakoperasian yang artinya suatu sikap mental positif dalam berusaha secara kooperatif, dengan mengambil prakarsa inovatif serta keberanian mengambil resiko dan berpegang teguh pada prinsif identitas koperasi dalam mewujudkan terpenuhinya kebutuhan secara nyata serta peningkatan kesejahteraan bersama.

Dengan adanya pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa wirausaha koperasi adalah orang yang mempunyai kemampuan dan kemauan dalam inovasi atau mendapatkan strategi bagi pengembangan koperasi.

Hakikat dari fungsi wirausaha koperasi adalah melihat dan menerapkan kemungkinan-kemungkinan baru di bidang ekonomi. Fungsi ini disebut fungsi inovatif, fungsi ini secara substansi dan organisatoris dapat dijabarkan dalam berbagai bidang kegiatan, seperti ; (1). Mengenal keuntungan atau manfaat(benefit) dari kombinasi-kombinasi baru, (2). Evaluasi keuntungan yang berkembang dalam kombinasi baru itu, (3).Pembiayaan, (4).Teknologi, perencanaan dan pembangunan tempat-tempat produksi, (5). Pengadaan pendidikan dan memimpin tenaga kerja, (6). Negosiasi dengan pemerintah/badan resmi yang berwenang, (7). Negosiasi dengan pemasok dan pelanggan.

Meskipun tidak semua fungsi tersebut bisa diaksanakan oleh seorang wirausaha koperasi tetapi dia harus bisa mengorganisir proses pembauran sehingga tercipta kombinasi baru.