Etika Bisnis dan Competitive Advantages (Keunggulan Bersaing) pada Koperasi

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Vol. 5 No. 1, April 2016
Oleh: Euis Rukmini

ABSTRAK

Persaingan bisnis diantara para pelaku bisnis yang semakin ketat dimana perdagangan antar Negara sudah tidak ada lagi batas. Para pelaku bisnis berupaya menggunakan berbagai macam strategi bisnis dengan berbagai inovasi produk dan strategi pemasaran yang canggih, dengan memanfaatkan teknologi dengan adanya pasar bebas dimana masyarakat semakin banyak pilihan dalam membeli produk, tetapi keadaan tersebut pengusaha semakin kewalahan karena menghadapi persaingan yang sangat ketat. Dalam menghadapi persaingan tersebut ternyata banyak pengusaha yang melakukan kegiatan usahanya secara tidak fair.

Dengan berbagai persoalan yang dihadapi baik oleh konsumen maupun para produsen atau pengusaha, ternyata koperasi sebagai badan usaha yng berada di tengah-tengah masyarakat dalam menjalankan kegiatan bisnisnya jika dikelola dengan baik merupakan organisasi yang sangat beretika, karena koperasi yang memiliki identitas ganda dimana anggota sebagai pemilik dan pelanggan sangat memanusiakan manusia.

Dalam koperasi harus memegang prinsip kejujuran, dimana pengelola koperasi yang juga merupakan anggota koperasi diberi kebebasan untuk mengembangkan koperasinya dan prinsip ini merupakan salah satu prinsip dalam etika bisnis. Yang menjadi persoalan kenapa di Indonesia sebagian besar Koperasi gagal dalam menjalankan usahanya padahal dengan keunggulan yang dimiliki koperasi seharusnya organisasi ini bisa berkembang pesat.

Berdasarkan berbagai persoalan yang teridentifikasi dapat dirumuskan masalahnya sebagai berikut ; Bagaimana Koperasi dengan Etika Bisnis dan keunggulan bersaingnya bisa memenangkan persaingan dengan badan usaha lainnya.

Dengan menggunakan metode deskriptif analitis, dimana metode ini digunakan untuk menggambarkan berbagai fakta dan permasalahn yang berkaitan dengan etika bisnis pada Koperasi dan bagaimana koperasi memanfaatkan keunggulan bersaing dengan badan usaha lain, diperoreh hasil bahwa jika etika bisnis yang tercermin dalam perilaku kooperatif dari anggota maupun pengurus dan keunggulan bersaing (competitive advantages) pada koperasi diimplementasikan dalam pengelolaan koperasi, tujuan koperasi dalam meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat pada umumnya akan terwujud. Tetati dari beberapa kasus koperasi yang mengalami kegagalan dalam prtumbuhannya di Indonesia, perilaku anggota yang merupakan pemilik koperasi kurang mendukung karena yang tercermin dalam perilaku mereka dalam memanfaatkan pelayanan yang diberikan oleh koperasi sangat kurang. Mereka terlihat kurang percaya diri dalam bersikap tegas terhadap ketidaksesuaian kegiatan koperasi yang dijalankan pengurus dan kerjasama dengan anggota lainnya sangat kurang, karena pengurus yang dipilih dalam kopersai berdasarkan kredibilitas social. Anggota
menganggap pengurus sebagai orang yang memiliki status social yang lebih tinggi dari mereka dan mereka segani.

Dari sisi pengurus berdasarkan hasil analisa yang selama ini terjadi dalam mengelola koperasi tidak menjalankan organisasi, sesuai dengan prinsip-prinsip koperasi. Padahal dengan prin-prinsip koperasi, transparansi manajemen, efisiensi usaha dan keterpaduan untuk mencapai kekuatan agar bisa bersaing dengan badan usaha lain bisa terwujud.