Analisis Peran Internal Control pada Pencegahan Kecurangan (Fraud)

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Mifda
Vol. 6 No. 1, April 2017
Oleh: Bagus Margono

Abstrak

Kecurangan (fraud) merupakan perbuatan yang dilakukan oleh orang yang berada di dalam organisasi untuk mengambil keuntungan untuk dirinya sendiri atau sekelompok orang. Hal ini senada dengan yang diungkapkan oleh Hiro Tugiman (2006:32) yang mendefinisikan fraud sebagai “suatu susunan ketidakberesan dari perbuatan ilegal yang merupakan suatu muslihat yang dilakukan untuk keuntungan atau kerugian organisasi, yang dilakukan oleh orang di luar atau orang di dalam organisasi.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sampai dimana sistem pengendalian itu dan seberapa besar pengaruh internal control terhadap pencegahan kecurangan pada PT. BPR. NBP 29 dalam mengelola internal conrol perusahaan selama 3 tahun dari tahun 2013-2015.

Subjek dalam penelitian ini adalah PT. BPR. NBP 29. Objek penelitian adalah Pengaruh Internal Control Terhadap Pencegahan Kecurangan (Froud) Pada PT. BPR. NBP 29 selama 3 tahun dari tahun 2013-2015. Jenis penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah Wawancara, Observasi dan Dokumentasi.

Hasil penelitian ini adalah prosedur pengendalian internal dalam pemberian kredit telah memadai. Hal ini dibuktikan dengan adanya penerapan prinsip 5C dengan cukup baik sebelum dicairkannya suatu kredit, selama masa pengamatan ditemukan bahwa jenis fraud di BPR sama dibandingkan dengan jenis fraud yang ada di bank umum. Berdasarkan ACFE ada 3 jenis fraud, yaitu korupsi, penyalahgunaan aset, dan kecurangan laporan. Proses terjadinya fraud di Bank Perkreditan Rakyat ditinjau dari aspek kebijakan pengawasan, PT. BPR NBP 29 telah membuat struktur organisasi dari tingkatan paling atas sampai ke tingkatan paling bawah, dengan telah diberi penjelasan dengan jelas mengenai masing-masing tugas dan wewenang. Dengan adanya penjelasan tugas dan wewenang tersebut masing-masing karyawan mengetahui tugasnya dan batasan apa yang mereka harus lakukan dengan ini pengendalian internal pada BPR NBP 29 sudah cukup berperan dalam meminimalisir tindak kecurangan (fraud) yang ada di BPR NBP 29.

Kata kunci : Internal control,pencegahan,kecurangan (Fraud)